Sabtu, 31 Okt 2026 Gaya HidupHukum & KriminalNasionalPolitikEkonomi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Ke Mana Dana KUR Rp500 Juta Mengalir? Rincian Kebutuhan Modal Usaha Mesin Kopi di Pematangsiantar

✍️ Elsa Novitasari 🕒 15 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
Ke Mana Dana KUR Rp500 Juta Mengalir? Rincian Kebutuhan Modal Usaha Mesin Kopi di Pematangsiantar
Ke Mana Dana KUR Rp500 Juta Mengalir? Rincian Kebutuhan Modal Usaha Mesin Kopi di Pematangsiantar Foto: Istimewa

InfoNasabah.com - Fasilitas KUR sebesar Rp500 juta dari BNI Kantor Cabang Pematangsiantar yang diterima Nazhifah Hapiz akan dipakai untuk empat kebutuhan usaha pembuatan mesin kopinya: meningkatkan kapasitas produksi, mengadakan bahan baku, mengembangkan peralatan, dan menutup kebutuhan operasional.

Nazhifah menyebut tambahan modal penting untuk meningkatkan kemampuan produksi sekaligus menangkap peluang pasar yang terus berkembang.

“Dukungan pembiayaan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha kami, terutama untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang,” ujarnya.

Kebutuhan Modal Usaha Manufaktur Peralatan

Sebagai pembuat mesin, usaha ini membutuhkan bahan baku, peralatan, dan biaya operasional yang berjalan terus-menerus. Dukungan enam pekerja yang terlibat dalam produksi dan operasional harian menambah kebutuhan tersebut. Tambahan pembiayaan diharapkan memperbesar kapasitas usaha dan membuka peluang pengembangan pasar yang lebih luas.

Produk usaha ini sudah dipasarkan ke luar kota lewat penjualan langsung dan kegiatan canvassing untuk menjangkau calon pelanggan baru. Peluangnya dinilai terus terbuka seiring pertumbuhan bisnis kedai kopi dan meningkatnya kebutuhan mesin serta peralatan pengolahan kopi.

Pandangan BNI

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo berharap dana KUR dimanfaatkan secara optimal dan membantu pelaku UMKM menaikkan skala bisnis serta daya saing.

“KUR yang disalurkan kepada Nazhifah Hapiz diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas usaha pembuatan mesin kopi yang dijalankan,” ujar Okki.

Menurut Okki, pertumbuhan industri kopi membuka peluang bagi sektor pendukung, bukan hanya kedai kopi, tetapi juga industri mesin, peralatan, kemasan, dan kebutuhan operasional lain. Akses pembiayaan dinilai membantu pelaku usaha lokal memperbesar kapasitas produksi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jangkauan pasar. BNI memandang penyaluran KUR ini menunjukkan bahwa pembiayaan usaha rakyat bisa menjangkau industri kecil penghasil produk pendukung bagi ekosistem bisnis yang lebih luas.

Dengan dukungan pembiayaan, pelaku usaha lokal diharapkan mampu menaikkan skala bisnis, memperluas pasar hingga luar daerah, membuka lapangan kerja baru, dan memperbesar kontribusi UMKM bagi perekonomian Pematangsiantar dan sekitarnya.

EN
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update