Senin, 26 Okt 2026 Gaya HidupHukum & KriminalNasionalPolitikEkonomi
Breaking
Beranda › Gaya Hidup
Gaya Hidup

Cara Menghemat Konsumsi BBM Motor: Atur Gas hingga Rutin Servis

✍️ Elsa Novitasari 🕒 23 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
Test Ride New Honda ADV 160 RoadSync
Test Ride New Honda ADV 160 RoadSync Foto: KOMPAS.com/Adityo Wisnu

InfoNasabah.com - Pengendara sepeda motor dapat menekan konsumsi bahan bakar dengan memperbaiki gaya berkendara dan menjaga kondisi kendaraan melalui perawatan rutin. Sejumlah kebiasaan, seperti menghindari akselerasi mendadak, mempertahankan kecepatan stabil, serta mengurangi waktu mesin menyala saat motor berhenti, dinilai dapat meningkatkan efisiensi BBM.

2W Service Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Victor Assani memperkirakan penerapan kebiasaan berkendara yang lebih efisien dapat menghemat konsumsi bahan bakar sekitar 15–25 persen.

“Hal-hal seperti di atas secara tidak sadar akan dapat menghemat konsumsi bahan bakar. Prediksi saya bisa meningkatkan efisiensi atau penghematan di kisaran 15-25 persen. Lumayan kan ketika misalnya harga BBM RON 92 naik sebesar 32,11 persen?” ucapnya.

Victor menyampaikan hal tersebut kepada Kompas.com, belum lama ini. Menurutnya, cara pengendara mengoperasikan sepeda motor turut menentukan efisiensi penggunaan bahan bakar.

5 Cara Menghemat BBM Sepeda Motor

Berikut lima langkah yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi konsumsi BBM motor dalam penggunaan sehari-hari.

1. Hindari Akselerasi dan Pengereman Mendadak

Membuka gas secara tiba-tiba dan melakukan pengereman keras berulang kali dapat membuat pola berkendara kurang efisien. Pengendara disarankan mengatur akselerasi secara bertahap dan memperhatikan kondisi lalu lintas di depan agar kecepatan lebih stabil.

“Jangan sering-sering melakukan akselerasi, termasuk nge-gas mendadak yang berefek mesin malah ‘ngeden’. Tetaplah pertahankan rentang RPM pada torsi optimum,” ujar Victor kepada Kompas.com, belum lama ini.

2. Jaga Putaran Mesin pada Rentang Torsi Optimum

Putaran mesin atau revolutions per minute (RPM) perlu disesuaikan dengan karakteristik sepeda motor dan kondisi berkendara. Menghindari putaran mesin yang tidak diperlukan dapat membantu penggunaan bahan bakar lebih efisien.

Pengendara juga sebaiknya tidak terus-menerus memacu mesin secara berlebihan, terutama ketika kondisi jalan tidak menuntut kecepatan tinggi.

3. Matikan Mesin Saat Berhenti Lama

Mesin yang tetap menyala ketika sepeda motor tidak bergerak masih mengonsumsi bahan bakar. Karena itu, pengendara dapat mempertimbangkan mematikan mesin saat harus menunggu cukup lama, selama situasi aman dan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Membiasakan mengurangi idle yang tidak perlu juga penting, seperti mematikan mesin ketika berhenti atau sedang menunggu dalam waktu 30 detik (atau lebih),” kata Victor.

4. Periksa Tekanan Ban dan Hindari Beban Berlebihan

Tekanan ban yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan dapat memengaruhi hambatan gulir dan kinerja kendaraan. Pengendara perlu memeriksa tekanan ban secara berkala sesuai petunjuk pabrikan.

Selain itu, hindari membawa barang yang tidak diperlukan. Beban berlebih dapat membuat mesin bekerja lebih berat, terutama saat berakselerasi atau melewati jalan menanjak.

5. Lakukan Perawatan Motor secara Rutin

Perawatan berkala membantu menjaga mesin dan komponen pendukung bekerja sesuai fungsinya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain kondisi oli mesin, filter udara, dan sistem pengapian.

Victor menyarankan agar perawatan dilakukan secara teratur dengan memperhatikan rekomendasi pabrikan.

“Ini semua sangat erat kaitannya dengan perawatan sepeda motor yang teratur, dan tentunya saya sangat menyarankan diserahkan ke bengkel resmi,” kata Victor.

Kebiasaan Berkendara Berpengaruh pada Konsumsi BBM

Efisiensi bahan bakar tidak hanya berkaitan dengan jenis BBM dan kondisi mesin, tetapi juga cara sepeda motor digunakan. Mengatur bukaan gas, menjaga putaran mesin sesuai kebutuhan, mengurangi waktu mesin menyala saat berhenti, serta memastikan tekanan ban sesuai rekomendasi merupakan langkah yang dapat diterapkan pengendara.

Perawatan rutin juga berperan dalam menjaga performa kendaraan. Meski demikian, besarnya penghematan dapat berbeda-beda bergantung pada jenis motor, kondisi kendaraan, kondisi jalan, dan kebiasaan berkendara.

EN
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update