Senin, 26 Okt 2026 Gaya HidupHukum & KriminalNasionalPolitikEkonomi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Arus Peti Kemas IPC TPK Naik 8,2 Persen, Terminal Teluk Bayur Tumbuh Tertinggi

✍️ Elsa Novitasari 🕒 16 Oct 2026 👁️ 18x dibaca
Ilustrasi bongkar muat peti kemas di terminal yang dikelola PT Pelindo Terminal Petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya
Ilustrasi bongkar muat peti kemas di terminal yang dikelola PT Pelindo Terminal Petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya Foto: DOKUMENTASI PELINDO

InfoNasabah.com - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat arus bongkar muat peti kemas mencapai 2,83 juta twenty-foot equivalent units (TEUs) selama Januari hingga September 2026. Capaian tersebut meningkat 8,2 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang tercatat sebanyak 2,62 juta TEUs.

Kenaikan ini menunjukkan peningkatan aktivitas bongkar muat di berbagai terminal yang dikelola IPC TPK. Pertumbuhan tersebut sekaligus mencerminkan perkembangan arus barang melalui jalur logistik laut nasional di tengah aktivitas perdagangan yang terus bergerak.

Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK Daniel Setiawan mengatakan, capaian hingga akhir kuartal III-2026 menunjukkan upaya perusahaan dalam mempertahankan kinerja operasional sekaligus meningkatkan mutu pelayanan di terminal.

"Pertumbuhan positif di akhir Triwulan III ini menjadi bukti nyata komitmen IPC TPK dalam memberikan layanan bongkar muat yang optimal dan efisien. Tren kenaikan arus barang ini tidak hanya mencerminkan penguatan kinerja internal perusahaan, tetapi juga mengindikasikan terus bergeraknya roda perekonomian dan aktivitas perdagangan nasional," ujar Daniel dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2026).

Arus Peti Kemas September 2026 Naik 7 Persen

Kinerja positif IPC TPK juga terlihat pada September 2026. Sepanjang bulan tersebut, perusahaan menangani arus bongkar muat sebanyak 325.884 TEUs, bertambah 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 304.358 TEUs.

Pertumbuhan terjadi di sejumlah terminal yang dikelola perusahaan. Terminal Teluk Bayur mencatat kenaikan tahunan tertinggi, yakni sebesar 19,2 persen dibandingkan September 2025.

Terminal Tanjung Priok juga membukukan pertumbuhan arus peti kemas sebesar 9 persen. Adapun Terminal Pontianak mencatat peningkatan sebesar 5,1 persen secara tahunan.

Capaian tersebut memperlihatkan perkembangan aktivitas bongkar muat di beberapa wilayah operasional IPC TPK, dengan tingkat pertumbuhan yang berbeda di setiap terminal.

IPC TPK Dorong Efisiensi Rantai Pasok dan Biaya Logistik

Seiring peningkatan volume bongkar muat, IPC TPK berharap produktivitas terminal dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap sektor logistik dan perekonomian Indonesia.

Daniel menekankan bahwa peningkatan kinerja operasional perlu menghasilkan manfaat nyata bagi pelaku usaha dan rantai distribusi barang. Efisiensi proses logistik diharapkan dapat membantu menekan biaya pengiriman sekaligus mendukung kelancaran perdagangan nasional.

"Harapan terbesar kami, lonjakan produktivitas ini tidak sekadar menjadi pencapaian angka bagi IPC TPK, tetapi benar-benar mampu mendorong efisiensi rantai pasok, menekan biaya logistik, dan berkontribusi langsung pada akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional," sebut Daniel.

EN
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update